Integrasi Sistem Pengukuran Kinerja Perusahaan (Studi Kasus pada Perusahaan Studio Shooting)
Abstract
ABSTRAKSaat ini dunia bisnis memasuki era Industri 5.0, di mana kolaborasi yang cerdas antara manusia dan teknologi menjadi kunci keberhasilan perusahaan.Hanya perusahaan dengan kinerja yang baik yang mampu bertahan di era ini.Kinerja perusahaan mencerminkan sejauh mana perusahaan berhasil melaksanakan aktivitasnya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.Penilaian kinerja perusahaan dapat dilakukan dari berbagai perspektif dan menggunakan beragam metode.Pemilihan model pengukuran kinerja tidak hanya berfokus pada aspek finansial, tetapi juga memperhatikan faktor non-finansial.Pada praktiknya, banyak perusahaan, khususnya di sektor jasa kreatif, masih menerapkan sistem pengukuran kinerja yang parsial dan belum terintegrasi, sehingga belum mampu merepresentasikan kinerja secara menyeluruh.Kondisi ini menyulitkan perusahaan dalam menerjemahkan kebutuhan stakeholder ke dalam strategi, indikator kinerja strategis, dan pengukuran operasional yang detail.Oleh karena itu, diperlukan integrasi model pengukuran kinerja yang komprehensif untuk mendukung peningkatan kinerja perusahaan secara berkelanjutan di era Industri 5.0.Model pengukuran kinerja perusahaan sebaiknya bersifat komprehensif, terintegrasi, dan mempertimbangkan faktor internal maupun eksternal.Terdapat tiga model pengukuran kinerja yang dapat menilai kinerja perusahaan secara menyeluruh dan
Fields of Study & Subjects
Accounting and Organizational Management
Corporate Governance and Management
Information Technology Governance and Strategy
Publication details
- Journal / source
- Semnas Ristek (Seminar Nasional Riset dan Inovasi Teknologi)
- Volume
- 10
- Issue
- 1
- Pages
- 334–341
- Publication date
- 21 January 2026
- Language
- ID