Tantangan Literasi di Era Digital

Read full text
Authors: Aldjon Nixon Dapa, Junita Christi Makawawa, Nataleo S. Pangalila, Elisa Ashari Labunga, Meyvi Cristhi Naharia, Patricia Manaroinsong, Berliana Towoliu
Cited by: 0

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara individu mengakses dan mendistribusikan informasi, namun kemampuan peserta didik dalam mengevaluasi kredibilitas informasi masih rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan literasi digital peserta didik di era pascapandemi melalui kajian pustaka sistematis. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif sistematis berdasarkan kerangka SALSA dan protokol PRISMA 2020. Populasi adalah literatur akademis membahas tantangan literasi digital dalam pendidikan, dengan sampel 16 artikel peer-reviewed dari EBSCOhost, Scopus, dan Web of Science yang memenuhi kriteria inklusi tahun 2021 hingga 2025. Instrumen pengumpulan data menggunakan database akademik dan tabel kodifikasi sistematik dengan teknik analisis tematik berdasarkan kerangka Grant dan Booth. Hasil penelitian menunjukkan literasi digital adalah konstruk multidimensional mencakup kompetensi kognitif-kritis, teknis, etis, dan sosial-emosional. Temuan mengidentifikasi kesenjangan antara kebijakan dan implementasi literasi digital di lapangan. Penelitian menyimpulkan bahwa integrasi literasi digital komprehensif dalam kurikulum dan pelatihan guru berkelanjutan penting untuk meningkatkan kemampuan peserta didik bernegosiasi secara kritis dan aman dalam ekosistem digital.

Fields of Study & Subjects

Literacy Media and Education Digital literacy in education Educational Methods and Media Use

Publication details

Journal / source
Journal of Innovative and Creativity (Joecy)
Volume
6
Issue
1
Pages
5323–5334
Publication date
25 January 2026
Language
EN