Pengaruh Level Inoculum Larutan Feses Sapi Segar terhadap Kandungan serta Kecernaan in vitro Bahan Kering dan Bahan Organik Kulit Kopi Fermentasi

Read full text
Authors: Nofendi Umbu Janga, Twen O. Dami Dato, Grace Maranatha, Gusti A. Y. Lestari
Cited by: 0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak variasi jumlah inokulum larutan feses sapi segar (LFSS) terhadap komposisi dan daya cerna in vitro bahan kering dan bahan organik pada ampas kopi yang difermentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental dengan desain acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan tersebut: LFSS-0 = tanpa inokulum, LFSS-10 = inokulum LFSS 10 ml, LFSS-20 = inokulum LFSS 20 ml, LFSS-30 = inokulum LFSS 30 ml, dan LFSS-40 = inokulum LFSS 40 ml. Variabel yang diukur adalah kandungan bahan kering, kandungan bahan organik, dan daya cerna in vitro bahan kering maupun bahan organik. Data dianalisis menggunakan analisis varians dan uji rentang ganda Duncan. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa level inokulum LFSS berpengaruh sangat nyata (P0,05) terhadap kandungan bahan organik (58,59-87,36%). Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingkat optimal inokulum larutan feses sapi segar (LFSS) adalah 10 mL untuk kandungan bahan kering (DM), sedangkan 10-40 mL menghasilkan hasil yang setara untuk bahan organik (OM). Selanjutnya, tingkat yang paling menguntungkan untuk kecernaan bahan kering (DMD) dan kecernaan bahan organik (OMD) terjadi pada perlakuan LFSS 0 (tanpa inokulum).

Fields of Study & Subjects

Ruminant Nutrition and Digestive Physiology Food and Agricultural Sciences Agriculture Plant Science Crop Management

Publication details

Journal / source
Journal of Innovative and Creativity (Joecy)
Volume
6
Issue
1
Pages
5511–5521
Publication date
21 January 2026
Language
EN