Analisis Beban Kerja dan Kelelahan Pegawai Berdasarkan Penerapan Ergonomi di Kantor BAPENDA Sumatera Utara Bagian Aset melalui Metode SchuIding Mute
Abstract
Kesehatan dan keselamatan kerja merupakan faktor penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan manusiawi. Salah satu pendekatan untuk menilai kesejahteraan pekerja adalah ergonomi, yaitu ilmu yang menyesuaikan pekerjaan dengan kemampuan manusia guna mencapai kenyamanan dan efisiensi kerja yang optimal. Di Kantor Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Sumatera Utara, peningkatan beban kerja pegawai akibat aktivitas administrasi, pelayanan masyarakat, serta tuntutan target kinerja berpotensi menimbulkan kelelahan fisik dan mental yang berdampak pada produktivitas kerja. Oleh karena itu, diperlukan pengukuran beban kerja sebagai upaya pencegahan dan pengendalian risiko kerja. Metode Schulding Mute digunakan sebagai pendekatan sederhana dan efektif untuk menilai beban kerja fisik melalui pengukuran denyut jantung pekerja selama aktivitas kerja guna memperkirakan tingkat beban kardiovaskular. Penilaian ini dikombinasikan dengan aspek higiene industri, meliputi pencahayaan, suhu ruangan, ventilasi, dan kebersihan lingkungan kerja yang turut memengaruhi kenyamanan dan kesehatan pegawai. Hasil penilaian ergonomi dan beban kerja ini diharapkan dapat menjadi dasar perbaikan kondisi kerja, meningkatkan kesehatan dan keselamatan pegawai, serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aman, dan produktif.
Fields of Study & Subjects
Occupational Health and Safety Management
Occupational Health and Safety in Workplaces
Ergonomics and Musculoskeletal Disorders
Publication details
- Journal / source
- Journal of Innovative and Creativity (Joecy)
- Volume
- 6
- Issue
- 1
- Pages
- 3405–3411
- Publication date
- 17 January 2026
- Language
- EN