Penerapan Diafragma Breathing Exercise Pada Keluarga Dengan Ketidakefektifan Manajemen Kesehatan Keluarga Di Desa Pancuran Gading Kecamatan Tapung

Read full text
Authors: Tengku Manawa Shalwa, Wardah Wardah, Bayu Azhar, Ulfa Hasanah
Cited by: 0

Abstract

Asma merupakan salah satu penyakit tidak menular yang bersifat kronis dan memerlukan pengelolaan jangka panjang, tidak hanya oleh penderita tetapi juga oleh keluarga. Ketidakefektifan manajemen kesehatan keluarga dapat memperburuk kondisi asma akibat kurangnya pengetahuan, keterampilan, dan keterlibatan keluarga dalam perawatan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah Diaphragmatic Breathing Exercise (DBE) yang bertujuan meningkatkan efisiensi pernapasan dan mengurangi sesak napas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan DBE pada keluarga dengan ketidakefektifan manajemen kesehatan keluarga dalam menangani penderita asma di Desa Pancuran Gading, Kecamatan Tapung. Metode yang digunakan adalah Evidence Based Practice Nursing dengan pendekatan deskriptif melalui pretest dan posttest. Subjek penelitian terdiri dari tiga keluarga dengan anggota penderita asma dewasa hingga lansia. Intervensi DBE diberikan selama enam hari dengan durasi 10–15 menit setiap hari. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan frekuensi napas, peningkatan saturasi oksigen, penurunan skor Borg, serta peningkatan signifikan pada manajemen kesehatan keluarga berdasarkan indikator SLKI. Penerapan Diaphragmatic Breathing Exercise terbukti efektif sebagai intervensi keperawatan keluarga dalam meningkatkan kemampuan keluarga mengelola asma secara mandiri di rumah.

Fields of Study & Subjects

Asthma and respiratory diseases Nursing care and research Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) Research

Publication details

Journal / source
Journal of Innovative and Creativity (Joecy)
Volume
6
Issue
1
Pages
4764–4769
Publication date
23 January 2026
Language
EN