Hadist Dan Konteks Sosial Budaya
Abstract
Hadis merupakan sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur’an yang memiliki peran penting dalam membentuk tatanan kehidupan umat. Namun, pemahaman terhadap hadis tidak dapat dilepaskan dari konteks sosial dan budaya tempat hadis tersebut muncul. Konteks sosial budaya mencakup kondisi masyarakat Arab pada masa Nabi Muhammad saw., seperti sistem sosial, ekonomi, politik, dan kebiasaan yang berkembang. Melalui pendekatan ini, pemahaman hadis menjadi lebih komprehensif dan sesuai dengan maksud syariat. Kajian hadis dengan memperhatikan konteks sosial budaya membantu membedakan antara ajaran universal Islam dan praktik lokal yang bersifat temporer, sehingga nilai-nilai hadis dapat diaplikasikan secara relevan dalam kehidupan masyarakat modern
Fields of Study & Subjects
Islamic Thought and Society Studies
Qur’anic Interpretation Studies
Education and Islamic Studies
Publication details
- Journal / source
- Journal of Innovative and Creativity (Joecy)
- Volume
- 6
- Issue
- 1
- Pages
- 4741–4747
- Publication date
- 23 January 2026
- Language
- EN