Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan dengan Pendekatan Six Sigma dalam Menurunkan Angka Kesalahan Medik

Read full text
Authors: Latifah, Rini Herdiani, Riswan, Devin Mahendika, Musiana
Cited by: 0

Abstract

Kesalahan medik (medical error) merupakan salah satu isu krusial dalam mutu pelayanan kesehatan yang berdampak pada keselamatan pasien. Upaya peningkatan mutu layanan memerlukan pendekatan sistematis, salah satunya melalui metode Six Sigma yang menekankan pengendalian variasi proses dan perbaikan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan manajemen mutu pelayanan kesehatan dengan pendekatan Six Sigma dalam menurunkan angka kesalahan medik. Metode penelitian menggunakan desain literature review sistematis terhadap 25 artikel nasional dan internasional yang relevan (2015–2024). Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan Six Sigma pada proses pelayanan klinis, manajemen obat, serta dokumentasi medis mampu menurunkan tingkat kesalahan medik hingga 40–70% pada beberapa fasilitas kesehatan. Pendekatan Define, Measure, Analyze, Improve, and Control (DMAIC) terbukti efektif dalam mengidentifikasi akar masalah, mengurangi variasi prosedur, serta meningkatkan kepatuhan terhadap standar operasional. Disimpulkan bahwa Six Sigma berperan signifikan dalam meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Saran bagi manajemen rumah sakit adalah mengintegrasikan Six Sigma ke dalam kebijakan mutu pelayanan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh tenaga kesehatan.

Fields of Study & Subjects

Healthcare Quality and Management Patient Safety and Medication Errors Management Systems and Quality Improvement

Publication details

Journal / source
Journal of Innovative and Creativity (Joecy)
Volume
6
Issue
1
Pages
3028–3036
Publication date
17 January 2026
Language
EN