Efektivitas Tele-Nursing dalam Manajemen Nyeri Pasien Pasca Operasi Bedah Abdomen

Read full text
Authors: Serly Sani Mahoklory, Ulul Asmy, Lili Amaliah, Viyan Septiyana Achmad, Noyumala
Cited by: 0

Abstract

Nyeri merupakan salah satu masalah utama yang dialami pasien pasca operasi bedah abdomen. Manajemen nyeri yang tidak optimal dapat berdampak pada proses penyembuhan dan kualitas hidup pasien. Perkembangan teknologi kesehatan memberikan peluang penerapan tele-nursing sebagai alternatif intervensi keperawatan dalam memantau, mengedukasi, dan mendukung pasien dari jarak jauh. Mengetahui efektivitas tele-nursing dalam manajemen nyeri pada pasien pasca operasi bedah abdomen. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari 40 pasien pasca operasi bedah abdomen yang dibagi menjadi kelompok intervensi (tele-nursing) dan kontrol (perawatan konvensional). Instrumen pengukuran menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan dengan uji t-test berpasangan dan independent t-test. Rata-rata skor nyeri pada kelompok intervensi sebelum tele-nursing adalah 6,8 (kategori nyeri sedang–berat), menurun menjadi 3,2 setelah intervensi. Pada kelompok kontrol, penurunan nyeri hanya dari 6,9 menjadi 5,4. Uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05). Tele-nursing efektif dalam menurunkan tingkat nyeri pasien pasca operasi bedah abdomen dibandingkan dengan perawatan konvensional.

Fields of Study & Subjects

Telemedicine and Telehealth Implementation Anesthesia and Pain Management Pain Management and Opioid Use

Publication details

Journal / source
Journal of Innovative and Creativity (Joecy)
Volume
6
Issue
1
Pages
3063–3070
Publication date
17 January 2026
Language
EN