Motivasi Ibadah Sebangai Penggerak Etos Kerja dalam Pandangan Islam
Abstract
Motivasi ibadah dalam pandangan islam tidak hanya berorentasi pada pencapaian materi dan kepuasan pribadi,melainkan juga mencakup nilai-nilai spiritual dan tanggung jawab moral kepada Allah SWT. Agama islam memandang suatu pekerjaan bukan hanya sekedar aktivitas ekonomi saja tetapi sebangai bentuk ibadah (amal shaleh) yang bernilai pahala jika melakukan dengan niat dan cara yang halal. Untuk itu seorang muslim harus memiliki landasan motivasi yang dalam berkerja dan selalu di niati untuk mendapatkan kridhaan dari Allah semata. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana motivasi ibadah, seperti niat karena Allah (ikhlas), kesadaran akan tanggung jawab sebagai hamba, serta harapan akan pahala akhirat, menjadi pendorong dan pengerakan etos kerja untuk meningkatkan kualitas dan produktivitis diri, Pendekatan yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan sumber-sumber utama dari Al-Qur’an, hadis, dan literatur keislaman. Hasil kajian menunjukkan bahwa seseorang yang memiliki motivasi ibadah akan memiliki kesadaran spiritual tinggi, tanggung jawab moral, serta integritas yang kuat dalam menjalankan tugasnya. Dengan demikian, motivasi ibadah merupakan fondasi spiritual yang mampu menciptakan etos kerja islami yang profesional, jujur, dan produktif.
Fields of Study & Subjects
Workplace Spirituality and Leadership
Islamic Thought and Society Studies
Education and Islamic Studies
Publication details
- Journal / source
- Journal of Innovative and Creativity (Joecy)
- Volume
- 6
- Issue
- 1
- Pages
- 5587–5592
- Publication date
- 26 January 2026
- Language
- EN