Tradisi Lisan Berbalas Pantun dalam Pembentukan Konsep Diri Pada Masyarakat Melayu Siak Sri Indrapura

Read full text
Authors: Nurhadi Nurhadi, Adhelia Husnainy Zaen, Dewi Sulastri, Imam Zulkhairi, Masyhuri Masyhuri
Cited by: 0

Abstract

Tradisi lisan berbalas pantun merupakan salah satu bentuk ekspresi budaya Melayu yang masih dipertahankan dalam upacara pernikahan adat masyarakat Melayu khususnya Siak Sri Indrapura. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tradisi berbalas pantun dalam pembentukan konsep diri individu yang terlibat sebagai pelaku adat dan anggota masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap pelaku pantun adat dan tokoh lembaga adat, yang diperkuat dengan narasumber tambahan sebagai representasi pelaku lintas generasi. Analisis data dilakukan secara tematik dengan merujuk pada teori konsep diri Carl Rogers. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan dalam tradisi berbalas pantun berkontribusi pada pembentukan konsep diri positif melalui internalisasi nilai tanggung jawab, kesopanan, amanah, dan identitas budaya. Tradisi ini juga berfungsi sebagai medium penerimaan sosial (positive regard) yang memperkuat harga diri dan konsistensi antara diri aktual dan diri ideal. Penelitian ini menegaskan bahwa tradisi lisan tidak hanya berfungsi sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai mekanisme psikososial dalam pembentukan jati diri masyarakat Melayu.

Fields of Study & Subjects

Cultural and Artistic Studies Cultural and Religious Practices in Indonesia Language and Culture

Publication details

Journal / source
Jurnal Pendidikan Tambusai
Volume
10
Issue
1
Pages
187–192
Publication date
13 January 2026