Hubungan Fearful-Avoidant Attachment dan Kesepian pada Wanita Dewasa Awal dengan Fatherless sebagai Mediator

Read full text
Authors: Syavira Ellen Navyli
Cited by: 0

Abstract

Kesepian merupakan pengalaman subjektif yang sering dialami wanita dewasa awal ketika kebutuhan akan kedekatan emosional tidak terpenuhi. Salah satu faktor psikologis yang berkontribusi terhadap perasaan kesepian adalah fearful-avoidant attachment, yaitu gaya kelekatan tidak aman yang ditandai oleh kebutuhan akan kedekatan dan ketakutan terhadap penolakan, selain itu kehadiran figur ayah yang kurang optimal atau fatherless diduga turut memengaruhi terbentuknya fearful-avoidant attachment dan tingkat kesepian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan fearful-avoidant attachment dan kesepian pada wanita dewasa awal dengan fatherless sebagai mediator. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 136 wanita dewasa awal berusia 18-25 tahun. Analisis data dilakukan menggunakan analisis jalur (path analysis) melalui model 4 dari PROCESS Macro oleh Andrew F. Hayes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fatherless berperan secara signifikan sebagai mediator dalam hubungan antara fearful-avoidant attachment dan kesepian pada wanita dewasa awal.

Fields of Study & Subjects

Attachment and Relationship Dynamics Family Dynamics and Relationships Child and Adolescent Psychosocial and Emotional Development

Publication details

Journal / source
Jurnal Pendidikan Tambusai
Volume
10
Issue
1
Pages
3563–3567
Publication date
2 February 2026