Integrasi Mitigasi Bencana dalam Pengenalan Gejala Alam pada Pembelajaran Sains AUD: Sebuah Kajian SLR

Read full text
Authors: Shally Jagis Bararena, Rolivia Salva Bilillah, Niken Caesanda Rizqi, Nur Qomariyah Hayati
Cited by: 0
References: 32

Abstract

Indonesia memiliki tingkat kerentanan bencana yang tinggi, sehingga pengenalan gejala alam sejak usia dini menjadi kebutuhan mendesak dalam pembelajaran sains. Anak perlu memahami tanda awal bahaya melalui pengalaman konkret yang sesuai dengan tahap perkembangannya. Kajian ini bertujuan menelaah keterkaitan antara pembelajaran sains dan edukasi mitigasi bencana pada anak usia dini melalui Systematic Literature Review terhadap publikasi tahun 2005–2025. Proses penelusuran dilakukan melalui Scopus, Google Scholar, dan Publish or Perish dengan menerapkan kriteria inklusi yang mencakup fokus pada anak usia dini, topik gejala alam dan mitigasi, ketersediaan teks penuh, serta rentang tahun publikasi. Dari 263 artikel yang teridentifikasi, sebanyak 15 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis menggunakan pedoman PRISMA. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran sains yang kontekstual, eksploratif, dan didukung media visual dapat meningkatkan rasa ingin tahu, kepekaan emosional, dan kesiapsiagaan dasar anak terhadap risiko bencana. Kajian ini menegaskan pentingnya integrasi pembelajaran sains berorientasi mitigasi dalam kurikulum PAUD untuk memperkuat literasi lingkungan dan kemampuan anak merespons situasi darurat secara aman.

Fields of Study & Subjects

Science Education and Pedagogy Disaster Management and Resilience Educational Methods and Outcomes

Publication details

Journal / source
Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Volume
10
Issue
1
Pages
630–640
Publication date
28 February 2026
Language
ID