Pengaruh BOPO dan NIM terhadap ROA PT Bank Panin Dubai Syariah Periode 2010-2022
Abstract
Perkembangan perbankan syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan seiring meningkatnya preferensi masyarakat terhadap sistem keuangan Islami serta kualitas layanan yang semakin kompetitif, sehingga berpotensi mendorong perekonomian nasional menjadi lebih produktif, bernilai tambah, dan inklusif. Namun, di tengah era digital, pertumbuhan tersebut diiringi oleh persaingan industri yang semakin ketat serta pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang intensif, yang menuntut perbankan syariah untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja keuangan secara berkelanjutan. Kondisi ini juga dihadapi oleh PT Bank Panin Dubai Syariah, yang meskipun mencatat pertumbuhan aset dari tahun ke tahun, peningkatan tersebut belum tentu diikuti oleh kemampuan aset dalam menghasilkan keuntungan yang optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efisiensi biaya yang diukur melalui rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) serta margin keuntungan yang diproksikan dengan Net Interest Margin (NIM) terhadap tingkat profitabilitas yang diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menggunakan data time series periode 2010–2022 dengan metode analisis regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan BOPO dan NIM berpengaruh signifikan terhadap ROA. Secara parsial, BOPO terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, sedangkan NIM tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,928 mengindikasikan bahwa variabel independen mampu menjelaskan variasi ROA sebesar 92,81 persen, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
Fields of Study & Subjects
Islamic Finance and Banking Studies
Banking Sector Performance and Management
Banking stability
regulation
efficiency
Publication details
- Journal / source
- RIGGS Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
- Volume
- 4
- Issue
- 4
- Pages
- 8338–8345
- Publication date
- 2 January 2026