Analisis SWOT Dalam Pengembangan Usaha Golden Fritter

Read full text
Authors: Dave Otniel Silooy, Mohammad Suyanto
Cited by: 0

Abstract

Penelitian ini menggunakan analisis SWOT kuantitatif dengan penekanan pada matriks IFAS dan EFAS untuk menentukan strategi pengembangan strategis yang paling relevan bagi UMKM kuliner Golden Fritter. Tiga puluh responden yang merupakan pelanggan asli perusahaan dibagikan angket untuk menyatukan data primer dalam upaya memperoleh pandangan pasar yang autentik. Lokasi strategis Golden Fritter berada pada titik koordinat (-0,98; +0,18), yang menempatkan unit bisnis ini di Kuadran II, area Kelemahan-Peluang (W-O), menurut hasil perhitungan matematis. Situasi di Kuadran II menunjukkan bahwa kekurangan internal lebih dominan, terutama terkait dengan rendahnya efektivitas pemasaran digital dan kemungkinan kualitas bahan baku pisang yang tidak konsisten, yang merupakan karakteristik dari produk tersebut. Namun, prospek pasar melalui ekosistem internet masih cukup terbuka dan memiliki banyak ruang untuk berkembang. Oleh karena itu, Strategi WO (Weakness-Opportunity), yang kadang-kadang disebut sebagai Strategi Pembalikan, adalah pendekatan utama yang disarankan dalam penelitian ini. Situasi di Kuadran II menunjukkan bahwa kekurangan internal lebih dominan, terutama terkait dengan rendahnya efektivitas pemasaran digital dan kemungkinan kualitas bahan baku pisang yang tidak konsisten, yang merupakan karakteristik dari produk tersebut. Namun, prospek pasar melalui ekosistem internet masih cukup terbuka dan mempunyai banyak kesempatan untuk berkembang. Oleh karena itu, Strategi WO (Weakness-Opportunity), yang kadang-kadang disebut sebagai Strategi Pembalikan, adalah pendekatan utama yang disarankan dalam penelitian ini

Fields of Study & Subjects

Strategic Planning and Analysis SMEs Development and Digital Marketing Business Strategies and Innovation

Publication details

Journal / source
RIGGS Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
Volume
4
Issue
4
Pages
14597–14605
Publication date
28 January 2026