Analisis Penurunan Kadar Asam Lemak Bebas (FFA) dan Kadar Air pada Pemurnian CPO Menggunakan Karbon Aktif Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) melalui Metode Batch Shaker

Read full text
Authors: Dwi Annisa Fithry, Dea Lestari
Cited by: 0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan karbon aktif dari tandan kosong kelapa sawit (TKKS) melalui proses pirolisis tanpa aktivasi pada suhu 350 °C untuk penggunaan pemucatan (bleaching) crude palm oil (CPO) di PKS Sei Pagar, PTPN IV Regional III, Riau. Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya ketersediaan tandan kosong kelapa sawit sebagai limbah padat pabrik kelapa sawit serta kebutuhan adsorben alternatif yang lebih berkelanjutan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bleaching earth dan meminimalkan limbah spent bleaching earth (SBE). Metode penelitian bersifat eksperimental laboratorium yang meliputi pengeringan TKKS, proses pirolisis, penghalusan, dan pengayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon aktif yang dihasilkan memiliki rendemen sebesar 7,67% dan kadar air 11,84% sehingga memenuhi persyaratan SNI 06-3730-1995 (kadar air maksimum 15%). Pengaplikasian karbon aktif pada proses bleaching CPO menunjukkan hasil penurunan FFA dari 4,69% menjadi 1,66% dan 1,63%, penurunan DOBI dari 2,87 menjadi 2,76 dan 2,82, penurunan kadar air CPO dari 0,15 menjadi 0,07 dan 0,06, serta perubahan warna dari oranye gelap menjadi kuning terang. Dengan demikian, karbon aktif TKKS berpotensi digunakan sebagai alternatif adsorben dalam proses pemucatan CPO dan mendukung penerapan konsep pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular di industri kelapa sawit. Hasil ini membuka peluang penerapan skala industri yang ekonomis, ramah lingkungan, dan berkelanjutan nasional sawit.

Fields of Study & Subjects

Thermochemical Biomass Conversion Processes Adsorption and biosorption for pollutant removal Edible Oils Quality and Analysis

Publication details

Journal / source
RIGGS Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
Volume
4
Issue
4
Pages
13407–13414
Publication date
23 January 2026