PUNAGA DI TENGAH KRISIS IKLIM: ANTARA WARISAN TERANCAM TENGGELAM DAN HARAPAN YANG TUMBUH
Abstract
Dampak nyata dari abrasi yang terjadi pada makan keluarga Sultan Hasanuddin, Pahlawan Nasional Raja Gowa ke-16 di di kompleks Makam Kassibumbung atau sekarang dikenal dengan nama Kompleks Makam I Sabbelo’mo Daeng Takontu, di Desa Punaga, Kecamatan Laikang. Dilansir dari CNN, dalam kompleks pemakaman tersebut terdapat makam ibu Sultan Hasanuddin, Sa'be Lo'mo Takuntu, istri Sultan Hasanuddin, Ipate Daeng Nisali, saudara laki-laki ibu Sultan Hasanuddin, Garese Daeng Menyambean, saudara perempuan dari ibu Sultan Hasanuddin, Yanisi Daeng Tarimang dan kakek kandung laki- Laki Sultan Hasanuddin, sekaligus Karaeng ke 4 Punaga, I Bobang Daeng Limpo. Pada tahun 2022, lokasi kompleks makam keluarga Sultan Hasanuddin hanya berjarak sekitar 10 meter dari bibir Pantai. Hal tersebut diprediksi akan hilang seiring berjalannya waktu. Kehilangan salah satu area sejarah tersebut akan menghilangkan juga identitas dan menjadi bukti bahwa dampak krisis iklim telah menyebabkan abrasi yang parah di wilayah pesisir.
Fields of Study & Subjects
Coastal and Marine Dynamics
Maritime and Coastal Archaeology
Cultural Heritage Management and Preservation
Publication details
- Publication date
- 7 February 2026
- Document type
- Preprint