ANALISIS PENGAWASAN BAPPEBTI TERHADAP PIALANG BERJANGKA BERDASARKAN APU-PPT UNTUK PEMENUHAN HAK ASASI MANUSIA
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengawasan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) terhadap pialang berjangka melalui penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT) dalam kaitannya dengan perlindungan hak asasi manusia. Pasar berjangka komoditi memiliki potensi besar dalam mendorong perekonomian nasional, namun di sisi lain juga rentan dimanfaatkan sebagai sarana pencucian uang dan pendanaan terorisme. Pelaksanaan penelitian ini menggunakan metode normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan BAPPEBTI dilakukan melalui mekanisme preventif dan represif. Mekanisme preventif meliputi penerapan prinsip mengenali nasabah (KYC), kewajiban laporan keuangan, pemenuhan nilai modal bersih, serta pelatihan teknis bagi pelaku usaha. Sementara itu, pengawasan represif dilakukan melalui pemeriksaan, penyidikan, dan pemberian sanksi administratif maupun pencabutan izin usaha. Dari perspektif hak asasi manusia, pengawasan tersebut harus menjaga keseimbangan antara stabilitas ekonomi dan perlindungan hak dasar, khususnya privasi dan kebebasan berusaha. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas BAPPEBTI, peningkatan kolaborasi dengan PPATK dan KPK, serta pemanfaatan teknologi deteksi transaksi mencurigakan secara real time.
Fields of Study & Subjects
Indonesian Legal and Regulatory Studies
Crime
Illicit Activities
and Governance
Legal Studies and Policies
Publication details
- Journal / source
- Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH)
- Volume
- 8
- Issue
- 1
- Pages
- 181–186
- Publication date
- 15 January 2026