TINJAUAN YURIDIS TERHADAP AKTIVITAS PRIA PENYUKA SESAMA JENIS DI MEDIA SOSIAL DALAM BINGKAI KEBEBASAN BEREKSPRESI
Abstract
Penulisan ini membahas tentang jaminan kebebasan berekspresi yang dimiliki oleh pria penyuka sesama jenis untuk bersuara di media sosial. Namun, kebebasan berekspresi yang dijamin oleh konstitusi ini sering kali terbentur dengan moral publik karena dinilai menciderai nilai-nilai kesusilaan. Sehingga kajian ini akan difokuskan pada sudut pandang konstitusi dalam menjamin kebebasan berekspresi, serta menganalisis peran negara dalam menyeimbangkan antara kebebasan berekspresi dengan perlindungan moral publik dari aktivitas pria penyuka sesama jenis di media sosial. Selanjutnya, sesuai dengan fokus analisis tersebut, maka jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif dengan pendekatan utama dengan pendekatan perundang-undangan. Sehingga diketahui bahwa kebebasan berekspresi yang diberikan oleh konstitusi kepada mereka memiliki batasan-batasan untuk mencegah pelanggaran tindak pidana kesusilaan dan pelanggaran hak asasi orang lain. Disamping itu, analisis yang dilakukan juga menggambarkan bahwasannya kebebasan berekspresi di media sosial yang dimiliki pria penyuka sesama jenis telah dengan runtut diatur oleh negara. Hal ini merupakan manifestasi negara untuk berperan dalam mengatur dan mengawasi perilaku dari aktivitas-aktivitas para pria penyuka sesama jenis yang akhir-akhir ini menjadi topik panas dikalangan masyarakat Indonesia.
Fields of Study & Subjects
Freedom of Expression and Defamation
Law
Rights
and Freedoms
Indonesian Legal and Regulatory Studies
Publication details
- Journal / source
- Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH)
- Volume
- 8
- Issue
- 1
- Pages
- 215–222
- Publication date
- 15 January 2026