PENGARUH KATALIS BIOETANOL DALAM AIR GULA PADA PROSES ELEKTROLISIS MENGGUNAKAN GENERATOR HHO SEL KERING TERHADAP KARAKTERISTIK NYALA API
Abstract
Di antara jenis energi pengganti yang layak dikembangkan antara lain adalah hidrogen. Gas hidrogen dihasilkan dengan memecah air (H2O) menjadi hidrogen dan oksigen melalui proses elektrolisis. Pada proses tersebut, larutan yang digunakan adalah campuran air gula dan bioetanol dari singkong, yang diaktifkan menggunakan arus listrik. Penelitian dilakukan dengan generator HHO tipe sel kering, menggunakan elektroda dari plat stainless steel tipe 304 dan kandungan katalis bioetanol singkong pada persentase 0%, 8%, 10%, dan 12%. Hasil penelitian menunjukkan volume hidrogen tertinggi sebesar 311 mL pada konsentrasi katalis 12%, sedangkan volume terendah sebesar 198 mL pada konsentrasi 0%. Suhu nyala api tertinggi juga dicapai pada persentase 12% yaitu 323°C, dan terendah pada 0% dengan suhu 168°C. Tinggi nyala api maksimum adalah 4,74 cm dan lebarnya 1,99 cm pada 12%. Selain itu, tingkat kecerahan nyala api yang diukur menggunakan parameter RGB mencapai nilai tertinggi 9 pada 12% katalis, dan terendah 2 pada 0%.
Fields of Study & Subjects
Electrocatalysts for Energy Conversion
Hybrid Renewable Energy Systems
Hydrogen Storage and Materials
Publication details
- Journal / source
- Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH)
- Volume
- 8
- Issue
- 1
- Pages
- 463–470
- Publication date
- 15 January 2026