ANALIISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU TEPUNG TERIGU MENGGUNAKAN EOQ (ECONOMIC ORDER QUANTITY), POQ (PERIOD ORDER QUANTITY), DAN MIN–MAX DALAM PERSPEKTIF SUSTAINABILITY LOGISTICS
Abstract
Penelitian ini menganalisis strategi pengendalian persediaan tepung terigu pada PT. XYZ dengan pendekatan sustainability logistics yang menyeimbangkan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial. Permasalahan overstock dan stockout menyebabkan pemborosan biaya, peningkatan emisi transportasi, dan gangguan produksi. Tiga metode digunakan, yaitu EOQ (Economic Order Quantity), POQ (Period Order Quantity), dan Min–Max, dengan data kebutuhan tahun 2024 sebagai dasar peramalan 2025. Proses peramalan menggunakan Moving Average, Exponential Smoothing, dan Trend Projection. Hasil terbaik diperoleh dari Trend Projection dengan tingkat akurasi MAPE 0,73% dan total kebutuhan 1.523.233 kg. Hasil menunjukkan EOQ memberikan biaya total minimum (±Rp30,23 juta) dan efisiensi transportasi, POQ menstabilkan jadwal pemesanan setiap ±12 hari, sedangkan Min–Max menjaga ketersediaan bahan baku dengan safety stock 4.535 kg (service level 95%) dan menekan limbah akibat overstock. Berdasarkan tiga metrik keberlanjutan, metode Min–Max direkomendasikan sebagai strategi utama karena paling seimbang dalam efisiensi biaya, pengurangan emisi, dan stabilitas produksi menuju sistem logistik berkelanjutan di era Society 5.0.
Fields of Study & Subjects
Supply Chain and Inventory Management
Logistics and Transportation Systems
Sustainable Supply Chain Management
Publication details
- Journal / source
- Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH)
- Volume
- 8
- Issue
- 1
- Pages
- 606–613
- Publication date
- 15 January 2026