PENGARUH CAMPURAN PASIR BESI DAN RESIN SEBAGAI PELAT PENYERAP PANAS

Read full text
Authors: Wisnu Setyo Catur Pambudi, Defan Fajar Neriat Miko, Nova Risdiyanto Ismail
Cited by: 0

Abstract

Penelitian ini menganalisis pemanfaatan pasir besi sebagai material pengisi pada matriks resin epoksi untuk menghasilkan pelat komposit penyerap panas dengan konduktivitas termal tinggi pada kolektor surya pelat datar. Pasir besi, yang mengandung mineral magnetit (Fe₃O₄) dan hematit (Fe₂O₃), dipilih karena kemampuannya menyerap radiasi dan menghantarkan panas secara efisien, sedangkan resin epoksi digunakan sebagai matriks pengikat yang stabil, tahan korosi, dan mudah difabrikasi. Spesimen dibuat menggunakan metode Hand Lay-Up dengan variasi massa pasir besi 200 g, 250 g, 300 g, dan 350 g, serta resin konstan 50 g. Pengujian dilakukan di Laboratorium Energi Surya dan Alternatif Universitas Widya Gama Malang di bawah radiasi matahari langsung. Karakteristik termal dianalisis melalui perhitungan konduktivitas, konveksi, penyimpanan panas, dan efisiensi termal berdasarkan hukum Fourier dan Newton. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan massa pasir besi meningkatkan kemampuan penyerapan dan penyimpanan panas hingga optimum pada komposisi 300 g pasir besi dan 50 g resin dengan efisiensi maksimum 56,23% pada intensitas radiasi 678,9 W/m². Dengan demikian, komposit resin epoksi–pasir besi terbukti efektif dan ekonomis sebagai material pelat penyerap alternatif untuk meningkatkan efisiensi sistem energi termal surya.

Fields of Study & Subjects

Solar Thermal and Photovoltaic Systems Phase Change Materials Research Thermal properties of materials

Publication details

Journal / source
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH)
Volume
8
Issue
1
Pages
642–649
Publication date
15 January 2026