REVITALISASI PENCAK SILAT SEBAGAI ATRAKSI PEMBUKA PAGELARAN KESENIAN BANTENGAN MALANGAN

Read full text
Authors: Nurida Finahari, Gatot Soebiyakto, Endah Puspitosarie, Cahaya Lunar Fitrainy
Cited by: 0

Abstract

Kesenian Bantengan merupakan seni tradisional yang masih digemari masyarakat Malang Raya dan sekitarnya. Viralitas seni Bantengan ini bahkan telah merambah wilayah level provinsi Jawa Timur. Akhir-akhir ini, grup-grup Bantengan bahkan bermunculan di luar pulau Jawa. Hal ini terjadi mengikuti perpindahan kerja pemain-pemain Bantengan, yang kemudian menetap di lingkungan kerjanya. Kondisi ini meningkatkan jumlah grup Bantengan hingga lebih dari 1500an hanya untuk area Malang Raya saja. Tampak bahwa tingkat persaingan eksistensi grup Bantengan semakin tinggi. Di sisi lain, seni pencak silat yang mendasari munculnya seni Bantengan telah lama tenggelam. Hal ini menjadi alasan kelompok seni Bantengan Lembu Sekar Melati untuk mengembangkan satu inovasi seni, yang menjadi pembeda dengan kelompok-kelompok Bantengan lainnya. Ide pengembangan inovatifnya adalah menjadikan seni pencak silat sebagai bagian dari atraksi pagelaran Bantengan. Revitalisasi dilakukan dengan memberikan bantuan seragam khas, dan menerapkan konsep-konsep K3 dalam atraksi.

Fields of Study & Subjects

Cultural and Artistic Studies Martial Arts: Techniques Psychology and Education Arts and Performance Studies

Publication details

Journal / source
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH)
Volume
8
Issue
1
Pages
736–743
Publication date
15 January 2026