Pola Komunikasi Asertif Ibu-ibu Desa Sepande Kecamatan Candi Sidoarjo Dalam Menanggulangi Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)
Abstract
Penelitian ini menyoroti pola komunikasi dalam rumah tangga korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang didominasi oleh kecenderungan pasif dan tertutup. Komunikasi lebih sering digunakan untuk menghindari konflik daripada menyelesaikannya secara terbuka dan setara, sehingga menciptakan relasi yang timpang dan memperburuk kondisi psikologis korban. Ketidakmampuan membangun komunikasi asertif menjadi faktor utama yang menyebabkan kekerasan terus berulang tanpa penyelesaian yang jelas. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, dan diskusi kelompok terfokus (FGD) pada kelompok ibu-ibu PKK Desa Sepande Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi asertif diperlukan untuk memutus siklus kekerasan. Intervensi ini dapat diwujudkan melalui konseling keluarga, pelatihan keterampilan komunikasi, serta dukungan dari pihak ketiga seperti konselor profesional atau tokoh masyarakat. Pendekatan ini diharapkan mampu membentuk relasi yang lebih sehat, terbuka, dan saling menghargai antara pasangan
Fields of Study & Subjects
Intimate Partner and Family Violence
Communication Studies and Media
Attachment and Relationship Dynamics
Publication details
- Journal / source
- Al-KALAM JURNAL KOMUNIKASI BISNIS DAN MANAJEMEN
- Volume
- 13
- Issue
- 1
- Pages
- 1–1
- Publication date
- 20 January 2026
- Language
- ID