Analisis Pengaruh Solvabilitas, Derajat Desentralisasi, Kinerja Keuangan dan Kemandirian Keuangan Terhadap Financial Distress Kabupaten Kota di Provinsi Sumatera Selatan
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini berupaya guna menganalisis pengaruh Solvabilitas, Derajat Desentralisasi Fiskal, Kinerja Keuangan, dan Kemandirian Keuangan terhadap Financial Distress pada 17 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Selatan. Financial Distress merujuk pada kondisi di mana pemerintah daerah gagal menyediakan layanan publik yang memadai akibat keterbatasan anggaran, yang diidentifikasi melalui rasio belanja modal yang kurang dari 30%. Data yang dipergunakan berasal dari LKPD tahun 2019–2023 yang diperoleh dari website BPK RI dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 26. Temuan mnegindikasikan keempat variabel independen tersebut berdampak signifikan atas Financial Distress, baik secara parsial maupun simultan. Solvabilitas dan Derajat Desentralisasi berdampak positif, yang berarti peningkatan keduanya dapat memperbesar risiko Financial Distress apabila tidak disertai dengan pengelolaan anggaran yang efisien. Sebaliknya, Kinerja Keuangan dan Kemandirian Keuangan berpengaruh negatif, yang menunjukkan bahwa perbaikan pada kedua aspek tersebut mampu menurunkan risiko Financial Distress. Temuan ini menegaskan Financial Distress merupakan permasalahan yang kompleks serta memerlukan pengelolaan keuangan daerah yang menyeluruh untuk menjamin keberlanjutan layanan publik yang berkualitas. Kata Kunci: : Financial Distress, Solvabilitas, Desentralisasi, Kinerja Keuangan, Kemandirian Keuangan. ABSTRACT This study examines the influence of Solvency, Degree of Fiscal Decentralization, Financial Performance, and Financial Independence on Financial Distress in 17 regencies and cities within South Sumatra Province. Financial distress refers to the inability to provide quality public services due to budget limitations, measured by a capital expenditure ratio of less than 30%. The study utilizes LKPD data from 2019–2023 obtained from the Audit Board of Indonesia (BPK RI) website and were analyzed employing multiple linear regression techniques with the aid of SPSS 26. The findings indicate that all of four variables significantly affect financial distress, both partially and simultaneously. Solvency and Fiscal Decentralization have a positive effect, suggesting that increases in these factors heighten the risk of financial distress in the absence of efficient budget management. Meanwhile, Financial Performance and Financial Independence show a negative effect, indicating that improvements in these areas reduce the risk of financial distress. These findings highlight that financial distress is a multifaceted issue that requires comprehensive local financial management to maintain the sustainability of high-quality public services. Keywords : Financial Distress, Solvency, Decentralization, Financial Performance, Financial Independence.
Fields of Study & Subjects
Corporate Social Responsibility Disclosure
Financial Literacy and Behavior
Corporate Governance and Financial Management
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Media Wahana Ekonomika
- Volume
- 22
- Issue
- 4
- Pages
- 881–891
- Publication date
- 7 January 2026