ANALISIS INDEKS KERENTANAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KELURAHAN BURING

Read full text
Authors: Zahrotus Tsania Diniati, Yuli Ifana Sari, Ika Meviana
Cited by: 0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan indeks kerentanan sosial ekonomi masyarakat di Kelurahan Buring pada tahun 2023. Menggunakan pendekatan kuantitatif, pengumpulan data melalui pengisian kuesioner, wawancara, dan studi literatur. Populasi sebanyak 57 RT dengan sampel sebanyak 36 responden. Menggunakan teknik purposive sampling untuk pengambilan sampel. Analisis data menggunakan metode Analytical Hierarchy Proccess (AHP) dan metode Weight Overlay. Indikator kerenatanan sosial ekonomi yang digunakan adalah tingkat pendidikan, jumlah penduduk lansia dan anak-anak, rasio penduduk berdasarkan jenis kelamin, jenis pekerjaan, dan persentase rumah tangga miskin. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bobot prioritas sebesar 21%, 18%, 18%, 23%, dan 20% secara berurutan untuk masing-masing indikator. Nilai indeks kerentanan sosial ekonomi di RW 01, RW 03, RW 06, dan RW 09 adalah 1 yang berarti rendah. Sedangkan untuk RW 02, RW 04, RW 05, RW 07, RW 08, dan RW 10 diperoleh nilai indeks kerentanan sosial ekonomi yaitu 2 yang berarti sedang. Kata Kunci: Indeks Kerentanan; AHP; Weight Overlay

Fields of Study & Subjects

Food Security and Socioeconomic Dynamics Economic Growth and Fiscal Policies Agricultural Research and Practices

Publication details

Journal / source
Jurnal Swarnabhumi
Volume
10
Issue
2
Pages
119–132
Publication date
5 January 2026