Analisis Penerapan ArcGIS Online dalam Visualisasi Data Permukiman Kumuh Kabupaten Bandung
Abstract
Permukiman kumuh masih menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dalam mewujudkan lingkungan layak huni. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Bandung memiliki peran dalam penataan serta peningkatan kualitas permukiman kumuh. Luas permukiman kumuh berhasil dikurangi sebesar 42,23%, dari 567,03 hektar pada 2021 menjadi 245,04 hektar pada 2024. Capaian ini menekankan pentingnya sistem informasi yang mampu memvisualisasikan kondisi eksisting secara real-time dan mudah diperbarui. ArcGIS Online menjadi salah satu platform yang mendukung penyajian informasi spasial secara interaktif, mudah diakses, dan fleksibel. Namun, kajian mengenai penggunaannya di tingkat pemerintah daerah masih terbatas, khususnya dalam penanganan permukiman kumuh. Penelitian ini mengembangkan aplikasi instant app ArcGIS Online untuk memvisualisasikan data sebaran permukiman kumuh tahun 2024 dan intervensi penataan jalan lingkungan tahun 2025 di Kabupaten Bandung. Evaluasi dilakukan melalui survei kepada pegawai dinas terkait menggunakan tiga komponen: keefektifan, efisiensi, dan kepuasan. Hasil menunjukkan bahwa aplikasi dinilai sangat efektif (86,6), memuaskan (84,4), dan efisien (82,2) dalam penyajian data spasial. Ini membuktikan bahwa ArcGIS Online mendukung visualisasi data permukiman kumuh secara interaktif dan adaptif.
Fields of Study & Subjects
Coastal Management and Development
Wetland Management and Conservation
Urban and Rural Development Challenges
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Swarnabhumi
- Volume
- 10
- Issue
- 2
- Pages
- 143–152
- Publication date
- 5 January 2026