A NARRATIVE REVIEW: PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL OLEH APOTEKER DALAM PENINGKATAN KEPATUHAN PENGOBATAN PENYAKIT KRONIS
Abstract
Latar bekalang : Peningkatan prevalensi penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit kardiovaskular menjadi tantangan besar bagi sistem kesehatan global. Faktor penentu keberhasilan terapi penyakit kronis adalah kepatuhan pasien terhadap pengobatan, yang hingga kini masih rendah, terutama di populasi dengan keterbatasan akses layanan kesehatan. Apoteker memiliki peran penting dalam mendukung kepatuhan pengobatan melalui intervensi berbasis teknologi digital, seperti telepharmacy dan aplikasi kesehatan. Digitalisasi pelayanan farmasi memungkinkan peningkatan akses, pemantauan terapi, dan komunikasi antara apoteker dan pasien secara berkelanjutan. Tujuan : Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan teknologi digital oleh apoteker dalam meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan pada pasien dengan penyakit kronis Metode : Tinjauan naratif dilakukan melalui pencarian pada database PubMed, ProQuest, dan Google Scholar untuk artikel yang dipublikasikan antara tahun 2015-2025. Kriteria inklusi diterapkan berdasarkan relevansi dengan intervensi yang dilakukan oleh apoteker dan hasil kepatuhan pada populasi penyakit kronis. Sebanyak sepuluh artiekl yang memenuhi syarat dipilih dan dianalisis secara kualitatif. Hasil : Hasil tinjauan menunjukkan bahwa intervensi digital oleh apoteker, termasuk telepharmacy, aplikasi mobile, sistem berbasis web, dan pengingat pesan singkat, secara konsisten meningkatkan kepatuhan pengobatan dan hasil klinis pasien. Beberapa penelitian melaporkan penurunan Drug-Related Problems (DRPs), perbaikan kualitas hidup, serta peningkatan kontrol parameter klinis seperti tekanan darah dan kadar glukosa. Keberhasilan intervensi dipengaruhi oleh literasi digital pasien, dukungan sistem kesehatan, dan frekuensi komunikasi antara apoteker dan pasien. Hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan akses internet, rendahnya literasi digital pada pasien lansia, dan kurangnya kolaborasi antarprofesi. Kesimpulan : Pemanfaatan teknologi digital dalam intervensi farmasi efektif meningkatkan kepatuhan dan hasil klinis pasien penyakit kronis. Peran apoteker sebagai pendamping digital menjadi faktor kunci keberhasilan. Integrasi telepharmacy dan aplikasi kesehatan pada layanan primer berpotensi memperluas akses dan mendukung sistem kesehatan yang lebih inklusif serta berkelanjutan. Kata kunci: telepharmacy, teknologi digital, kepatuhan pengobatan, penyakit kronis.
Fields of Study & Subjects
Medication Adherence and Compliance
Pharmacy and Medical Practices
Mobile Health and mHealth Applications
Publication details
- Journal / source
- BENZENA Pharmaceutical Scientific Journal
- Volume
- 4
- Issue
- 02
- Pages
- 13–32
- Publication date
- 12 January 2026
- Language
- ID