Living Islam Masyarakat Makassar dalam Naskah “Kakalumanyangan”
Abstract
Artikel ini mengkaji tentang naskah “Kakalumanyangan” sebagai salah satu naskah kuno tentang tradisi keagamaan yang tersebar di masyarakat Makassar, Sulawesi Selatan, khususnya melihat fenomena living Islam dalam naskah tersebut. Artikel ini merupakan kajian pustaka dengan menggunakan tiga unsur (1) teks keagamaan mengacu pada naskah “Kakalumanyangan”, (2) tradisi keagamaan mengacu pada tradisi dalam naskah “Kakalumanyangan”; dan (3) sejarah tradisi (turats) akan ditelusuri dengan mengacu pada berbagai rujukan naskah “Kakalumanyangan”, yakni Al-Qur’an, Hadis dan kitab-kitab ulama. Dalam mendeskripsikan sekaligus menganalisis ketiga unsur tersebut, artikel ini berfokus pada dua bagian penting, yakni sisi transmisi dan transformasi teks keagamaan, dan sisi performatif dan informatifnya. Dari sini, artikel ini menyimpulkan bahwa banyaknya sekaligus dalamnya bentuk tradisi yang diperlihatkan pada teks-teks keagamaan dalam naskah “Kakalumanyangan” yang dapat menjadi wilayah kajian living Islam, sehingga perlu dijaga dan dikembangkan, mulai berniat mencapai kekayaan, ketika mencari, menjalaninya, maupun menjaga diri ketika mendapatkan kekayaan, yang semuanya memperlihatkan transmisi dan transformasi, baik kepada Al-Qur’an, Hadis, Kitab Tafsir, dan literatur muslim lainnya yang akrab di kalangan umat Islam, termasuk di Indonesia dan spesifik masyarakat Makassar. Lebih jauh, transmisi dan transformasi tersebut memperlihatkan sisi performatif dan informatif teks, baik secara langsung maupun tidak.
Fields of Study & Subjects
Cultural and Religious Practices in Indonesia
Linguistic
Cultural
and Literary Studies
Islamic Thought and Society Studies
Publication details
- Journal / source
- PUSAKA
- Volume
- 13
- Issue
- 2
- Pages
- 289–311
- Publication date
- 29 January 2026
- Language
- ID