MANAJEMEN PELATIHAN DAN BIMBINGAN DENGAN METODE FUZZY MAMDANI DAN SAW UNTUK MENENTUKAN PREDIKAT PESERTA (STUDI KASUS: DISKOMINFO KOTA CIREBON)
Abstract
Pelatihan dan bimbingan merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di lingkungan pemerintahan. Namun, proses evaluasi peserta pelatihan sering kali menghadapi kendala, terutama dalam menentukan predikat peserta secara objektif dan efisien. Oleh karena itu, penelitian ini membahas tentang pembangunan sistem manajemen pelatihan dan bimbingan dengan penerapan metode Fuzzy Mamdani dan Simple Additive Weighting (SAW) untuk menentukan predikat peserta. Metode Fuzzy Mamdani digunakan untuk mengolah nilai post-test dan kriteria penilaian, sedangkan metode SAW berfungsi untuk melakukan perangkingan peserta agar hasil evaluasi lebih terukur. Sistem yang dibangun juga mampu mengintegrasikan hasil penilaian ke dalam sertifikat pelatihan yang dapat dihasilkan secara otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini dapat membantu panitia pelatihan dalam mempercepat proses evaluasi, meminimalisasi subjektivitas, serta menghasilkan data yang lebih akurat dan transparan. Dengan demikian, sistem manajemen pelatihan ini tidak hanya memudahkan proses administrasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pelatihan di DISKOMINFO Kota Cirebon.
Fields of Study & Subjects
Decision Support System Applications
Edcuational Technology Systems
Engineering and Information Technology
Publication details
- Journal / source
- INTI TALAFA
- Volume
- 18
- Issue
- 1
- Pages
- 23–42
- Publication date
- 16 February 2026
- Language
- ID