HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI KOPI TERHADAP GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE (GERD) PADA MAHASISWA KESEHATAN DI DKI JAKARTA
Abstract
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah gangguan pencernaan yang cukup sering terjadi, salah satunya dipengaruhi oleh gaya hidup dan pola konsumsi, termasuk konsumsi kopi. Kebiasaan minum kopi di kalangan mahasiswa cukup tinggi, meskipun mahasiswa kesehatan memiliki pemahaman mengenai dampak dari GERD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsumsi kopi terhadap kejadian GERD pada mahasiswa kesehatan di DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 104 responden mahasiswa kesehatan di DKI Jakarta diperoleh melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner GERD-Q dan kuesioner konsumsi kopi, lalu dianalisis dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berusia 21–24 tahun, mayoritas berjenis kelamin perempuan, dengan jenis kopi yang paling banyak dikonsumsi adalah kopi instan, dan mayoritas baru mengkonsumsi kopi selama 0–1 tahun. Lebih dari separuh responden (51,9%) memiliki kemungkinan mengalami GERD. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara konsumsi kopi dengan kejadian GERD (p=0,029). Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara konsumsi kopi dengan kejadian GERD pada mahasiswa kesehatan di DKI Jakarta. Hasil ini diharapkan dapat menjadi perhatian bagi mahasiswa untuk lebih bijak dalam mengkonsumsi kopi guna mencegah risiko GERD.
Fields of Study & Subjects
Gastroesophageal reflux and treatments
Coffee research and impacts
Dental Erosion and Treatment
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Penelitian Keperawatan
- Volume
- 12
- Issue
- 1
- Pages
- 41–48
- Publication date
- 21 January 2026