INTEGRASI SWSOLAR DRYER UNTUK PENCAPAIAN SDGS DAN OPTIMALISASI PENGERINGAN RUMPUT LAUT MADURA
Abstract
Rumput laut merupakan salah satu komoditas unggulan sektor perikanan di Kabupaten Sumenep, khususnya di Desa Pagarbatu, Kecamatan Saronggi. Meskipun memiliki potensi produksi tinggi, petani masih menghadapi berbagai kendala pada tahap pasca panen, terutama dalam proses pengeringan yang masih dilakukan secara tradisional. Permasalahan utama terletak pada ketergantungan terhadap kondisi cuaca, lamanya waktu pengeringan, serta mutu produk yang tidak seragam sehingga menurunkan nilai jual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan pengeringan rumput laut di tingkat petani serta mengevaluasi potensi penerapan teknologi pengeringan berbasis energi surya tertutup (SWSolar Dryer) sebagai solusi peningkatan mutu dan efisiensi produksi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan petani, dan dokumentasi instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengeringan tradisional menyebabkan tingkat kehilangan mutu hingga 25%, sementara penerapan teknologi SWSolar Dryer mampu mempercepat waktu pengeringan menjadi 1–2 hari dan menghasilkan produk dengan kadar air lebih stabil. Selain itu, penerapan teknologi ini dinilai lebih higienis, ramah lingkungan, dan berpotensi meningkatkan harga jual hingga 30%. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa inovasi teknologi pengeringan surya dapat menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kualitas, efisiensi, dan daya saing rumput laut Desa Pagarbatu di pasar domestik maupun global.
Fields of Study & Subjects
Food Drying and Modeling
Fisheries and Aquaculture Studies
Agricultural and Environmental Management
Publication details
- Journal / source
- Prosiding Seminar Sosial Politik Bisnis Akuntansi dan Teknik
- Volume
- 7
- Pages
- 99–110
- Publication date
- 11 February 2026
- Language
- ID