PERAN ILMUWAN DALAM STRATEGI E-BISNIS INKLUSIF DAN BERKELANJUTAN DI ERA SDG
Abstract
Penelitian ini menganalisis peran ilmuwan sebagai penasihat kebijakan dalam membentuk strategi e-business yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus ganda, penelitian melibatkan wawancara mendalam dengan 40-50 informan yang terdiri dari pembuat kebijakan, ilmuwan berbagai disiplin, pelaku industri e-business, dan masyarakat pengguna, serta analisis dokumen kebijakan dan focus group discussion. Temuan menunjukkan bahwa keterlibatan ilmuwan terjadi melalui tiga model utama: konsultasi ad-hoc, keanggotaan dalam tim kerja khusus, dan penelitian yang dipublikasikan, namun masih bersifat informal tanpa kerangka kerja formal. Kontribusi ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu ekonomi, teknologi, lingkungan, dan social terbukti meningkatkan kualitas kebijakan e-business secara signifikan melalui analisis holistik dan rekomendasi komprehensif. Hambatan utama yang dihadapi termasuk ketidakselarasan timeline penelitian dengan siklus pengambilan keputusan, sistem penilaian akademik yang tidak menghargai kontribusi kebijakan, dan kurangnya sumber daya finansial. Keterlibatan ilmuwan berkontribusi positif terhadap pencapaian beberapa target SDGs, terutama dalam penciptaan lapangan kerja dan pengembangan infrastruktur digital berkelanjutan. Penelitian merekomendasikan pembentukan struktur formal, reformasi sistem penilaian akademik, dan alokasi sumber daya khusus untuk memperkuat kolaborasi antara ilmuwan, pembuat kebijakan, dan industri dalam mencapai pertumbuhan e-business yang berkelanjutan dan inklusif.
Fields of Study & Subjects
Research
Science
and Academia
Social Science and Policy Research
University-Industry-Government Innovation Models
Publication details
- Journal / source
- Prosiding Seminar Sosial Politik Bisnis Akuntansi dan Teknik
- Volume
- 7
- Pages
- 167–175
- Publication date
- 11 February 2026
- Language
- ID