Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Sungailiat Kabupaten Bangka

Read full text
Authors: Monia Agni Wiyatami, Lana Sari
Cited by: 0

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi beban kesehatan masyarakat di Indonesia termasuk Kabupaten Bangka. Meskipun prevalensi TB di Indonesia masih tinggi, namun tingkat kepatuhan pasien terhadap pengobatan TB, khususnya dalam meminum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) masih rendah, hal ini disebabkan karena terapi pengobatan OAT yang membutuhkan waktu cukup lama yaitu minimal 6 bulan, sehingga penderita TB paru menjadi jenuh dan cenderung berhenti berobat.Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat kepatuhan penggunaan obat anti tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Sungailiat Kabupaten Bangka.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang bersifat kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode non random sampling yaitu total sampling. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur Tingkat kepatuhan berupa kuesioner MARS-5.Hasil: Tingkat kepatuhan penggunaan obat anti tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Sungailiat Kabupaten bangka menunjukkan 100% mempunyai tingkat kepatuhan tinggi.Kesimpulan: Tingkat kepatuhan penggunaan obat anti tuberkulosis di wilayah kerja puskesmas sungailiat kabupaten bangka yang tergolong tinggi mengindikasikan keberhasilan implementasi strategi DOTS.

Fields of Study & Subjects

Tuberculosis Research and Epidemiology Medication Adherence and Compliance Pharmacy and Medical Practices

Publication details

Journal / source
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG
Volume
13
Issue
2
Publication date
21 January 2026