Model Tourism Supply Chain Desa Wisata (Studi Kasus : Desa Paseseh, Tanjung Bumi, Bangkalan, Madura)

Read full text
Authors: Intan Salza Putri Syaharani, Retno Indriartiningtias, Shofi Fitrotis Salimah
Cited by: 0

Abstract

Desa Paseseh merupakan salah satu sentra batik Madura yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai wisata budaya. Selain menjadi sentra batik, Desa Paseseh terdapat beberapa faktor lainnya yang dijadikan sebagai wisata seperti pantai dan muesum kapal. Saat ini Desa Paseseh sedang melakukan proses pengembangan untuk menjadi desa wisata. Salah satu hal yang perlu disiapkan dari pihak pemerintah atau yang berkepentingan yaitu melalui proses Tourism Supply Chain sebagai upaya untuk meningkatkan sistem pengelolaan wisata yang lebih terarah, memperkuat peran masyarakat lokal, serta memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar. Stakeholder yang ada dalam penelitian meliputi Kepala Desa dan pelaku UMKM desa wisata Paseseh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Tourism Supply Chain di Desa Wisata Batik Paseseh terdiri dari beberapa elemen utama, yaitu reservasi, transportasi, atraksi, produksi UMKM batik, aktivitas wisata, dan wisatawan.

Fields of Study & Subjects

Community-based Tourism Development and Sustainability Diverse Aspects of Tourism Research Regional Development and Management Studies

Publication details

Journal / source
WALUYO JATMIKO PROCEEDING
Volume
18
Issue
1
Pages
47–56
Publication date
28 January 2026