Analisis perbandingan produktivitas operator dengan pendekatan time study, uji t-test, dan fishbone diagram pada proses pengeleman bulu mata tiplash di PT. Royal korindah

Read full text
Authors: Vanessa Putri Widyawati, Ega Adrianto
Cited by: 0

Abstract

Industri bulu mata palsu merupakan salah satu subsektor kosmetik yang berkembang pesat di Indonesia dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal, khususnya di Kabupaten Purbalingga. PT. Royal Korindah sebagai salah satu produsen terbesar bulu mata palsu di dunia menghadapi tantangan dalam meningkatkan produktivitas operator pada proses pengeleman bulu mata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan produktivitas operator menggunakan dua metode pengeleman, yaitu metode kuas dan metode suntikan, dengan pendekatan time study, uji statistik, serta analisis kualitatif menggunakan fishbone diagram. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap delapan operator dengan teknik stopwatch time study untuk memperoleh data cycle time. Hasil pengolahan menunjukkan bahwa rata-rata cycle time metode kuas adalah 18,28 detik, sedangkan metode suntikan 19,95 detik. Uji normalitas dan homogenitas menyatakan bahwa data tidak normal dan varians tidak homogen, sehingga digunakan Welch’s t-test. Hasil uji menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p < 0,001) antara kedua metode, dengan metode kuas lebih cepat dibandingkan metode suntikan. Analisis fishbone diagram mengidentifikasi faktor penyebab perbedaan produktivitas berasal dari aspek manusia, metode, material, dan mesin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode kuas lebih unggul dalam efisiensi waktu, namun kedua metode masih memiliki kelemahan teknis yang memerlukan perbaikan agar produktivitas dan kualitas produk dapat ditingkatkan.

Fields of Study & Subjects

Management and Optimization Techniques Occupational Health and Safety Management Diverse Industrial Engineering Technologies

Publication details

Journal / source
WALUYO JATMIKO PROCEEDING
Volume
18
Issue
1
Publication date
28 January 2026