Multidimensional determinants of family compliance in childhood tuberculosis treatment: A scoping review

Read full text
Authors: Nur Anugrah, Windy Rakhmawati, Ai Mardhiyah
Cited by: 0

Abstract

Background: Tuberculosis (TB) in children remains a significant global health problem. Family non-adherence to treatment is a major challenge hindering successful therapy. Purpose: To identify and analyze determinants associated with family attendance during tuberculosis (TB) treatment in children. Method: This scoping review was conducted following the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses Extension for Scoping Reviews (PRISMA-ScR) framework. A systematic literature search was conducted in PubMed, Scopus, Science Direct, and Google Scholar databases using relevant keywords. Articles meeting the inclusion criteria were assessed for quality using the Joanna Briggs Institute (JBI) critical appraisal tool. Results: Family adherence factors were grouped into two main groups: internal factors (such as family knowledge, attitudes, perceptions, and motivation) and external factors (such as support from healthcare professionals, quality of care, socioeconomic conditions, and medication accessibility). These two factors are interrelated and influence children's treatment. Conclusion: These findings provide insight that interventions to achieve adherence should not be a single approach. A comprehensive strategy is needed that integrates health education, strengthening psychosocial support, and increasing access to services to support the family's role as treatment advocates. Keywords: Childhood; Family Compliance; Multidimensional Determinants; Tuberculosis. Pendahuluan: Tuberkulosis (TBC) pada anak masih menjadi masalah kesehatan global yang signifikan. Ketidakpatuhan keluarga dalam pengobatan menjadi salah satu tantangan utama yang menghambat keberhasilan terapi. Tujuan: Untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor determinan yang berhubungan dengan kepatuhan keluarga selama pengobatan tuberkulosis (TBC) anak. Metode: Penelitian scoping review ini dilakukan dengan mengikuti kerangka kerja preferred reporting items for systematic reviews and meta-analyses extension for scoping reviews (PRISMA-ScR). Pencarian literatur dilakukan secara sistematis pada database PubMed, Scopus, Science Direct, dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci yang relevan. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dinilai kualitasnya menggunakan perangkat penilaian kritis joanna briggs institute (JBI). Hasil: Faktor kepatuhan keluarga dikategorikan menjadi dua kelompok utama, yaitu faktor internal (seperti pengetahuan, sikap, persepsi, dan motivasi keluarga) dan faktor eksternal (seperti dukungan tenaga kesehatan, kualitas layanan, kondisi sosial-ekonomi, dan aksesibilitas obat). Kedua kelompok faktor ini saling berkaitan dalam memengaruhi keberlanjutan pengobatan anak. Simpulan: Temuan ini memberikan wawasan bahwa intervensi untuk meningkatkan kepatuhan tidak boleh bersifat tunggal. Diperlukan strategi komprehensif yang mengintegrasikan edukasi kesehatan, penguatan dukungan psikososial, dan perbaikan akses layanan untuk mendukung peran keluarga sebagai pendamping minum obat (PMO). Kata Kunci: Childhood; Family Compliance; Multidimensional Determinants; Tuberculosis.

Fields of Study & Subjects

Tuberculosis Research and Epidemiology Medication Adherence and Compliance Nursing care and research

Publication details

Journal / source
HOLISTIK JURNAL KESEHATAN
Volume
19
Issue
11
Pages
3692–3701
Publication date
6 February 2026
Language
EN