Hubungan Karakteristik Sosiodemografik Dengan Kejadian Sifilis Di Puskesmas Simpur Bandar Lampung

Read full text
Authors: Intan Citra Utami, Resati Nando Panonsih, Debi Arivo, M. Syafei Hamzah
Cited by: 0

Abstract

Penyakit ini disebabkan oleh Treponema pallidum dan dapat menyerang berbagai sistem organ jika tidak segera ditangani. Penularannya dapat terjadi melalui hubungan seksual tanpa pelindung, transfusi darah, atau dari ibu ke janin. Faktor sosiodemografi seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan dan status pernikahan diduga berperan dalam meningkatkan risiko kejadian sifilis, terutama di wilayah dengan mobilitas tinggi dan keterbatasan akses layanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara prevalensi pasien sifilis dengan karakteristik sosiodemografik di Puskesmas Simpur, Bandar Lampung, pada tahun 2023-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode case control dan pendekatan retrospektif. Data dikumpulkan melalui rekam medis pasien sifilis di Puskesmas Simpur Bandar Lampung Tahun 2023-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diketahui karakteristik pasien sifilis di Puskesmas Simpur Bandar Lampung sebagian besar dari kelompok usia 19–29 tahun (62%), berjenis kelamin laki-laki (92%), memiliki tingkat pendidikan SMA/SMK (64%), bekerja sebagai karyawan swasta (38%), serta sebagian besar berstatus belum menikah (76%). Terdapat hubungan yang signifikan antara usia (P=0,002), jenis kelamin (P=0,000), tingkat pendidikan (P=0,027), pekerjaan (P=0,024), dan status pernikahan (P=0,000) dengan prevalensi sifilis di Puskesmas Simpur Bandar Lampung.

Fields of Study & Subjects

Syphilis Diagnosis and Treatment HIV TB and STIs Epidemiology Reproductive tract infections research

Publication details

Journal / source
JURNAL ILMU KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Volume
13
Issue
1
Pages
46–53
Publication date
31 January 2026