Representasi Kekerasan Dalam Novel Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi kekerasan dalam novel Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer menggunakan pendekatan sosiologisastra. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kutipan peristiwa yang mencerminkan tindakan kekerasan dalam novel Bumi Manusia. Teknik pengumpulan data adalah teknik baca dan tulis. Teknik analisis data yaitu, membaca novel Bumi Manusia, menandai dan mencatat, mengidentifikasi, menggolongkan, menganalisis,dan membuat kesimpulan. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa: terdapat 4 bentuk kekerasan dalam novel Bumi Manusia yaitu:1. Kekerasan fisik dalam bentuk penganiayaan dan pembunuhan; 2. Kekerasan verbal melalui kata-kata yang mengejek dan merendahkan; 3. Kekerasan seksual,dalam bentuk pemerkosaan dan ekploitasi seksual; 4. Kekerasan birokratik dalam bentuk keputusan hukum pengadilan yang tidak adil, pembatasan akses pendidikan bagi orang pribumi, serta larangan menggunakan bahasa Belanda di pengadilan tinggi bagi orang pribumi. Kekerasan dalam novel Bumi Manusia merupakan representasi dari penindasan, ketidakadilan dan ketidaksetaraan yang dialami oleh orang-orangpribumi pada abad ke-20 di Hindia Belanda.
Fields of Study & Subjects
Literature: history
themes
analysis
Postcolonial and Cultural Literary Studies
Literary Analysis and Cultural Studies
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Ilmiah KORPUS
- Volume
- 10
- Issue
- 1
- Pages
- 50–66
- Publication date
- 15 April 2026
- Language
- EN