Penguatan Literasi Sains sebagai Instrumen Pertahanan Negara

Read full text
Authors: Herwan Triason, Bisyron Wahyudi, Frado Sibarani
Cited by: 0

Abstract

Disinformasi lingkungan dan kebencanaan kini telah berevolusi menjadi ancaman hibrida yang serius bagi pertahanan negara, menyasar stabilitas sosial dan kepercayaan publik di tengah krisis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis literasi sains sebagai modalitas pertahanan nirmiliter dalam melawan narasi palsu dan pseudosains. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA, penelitian ini meninjau artikel terpilih yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025 dari basis data Scopus, Google Scholar, dan Portal Garuda. Hasil analisis menunjukkan bahwa disinformasi bencana beroperasi sebagai bentuk perang kognitif yang melemahkan respons mitigasi nasional. Temuan utama menegaskan bahwa literasi sains berfungsi efektif sebagai "perisai kognitif" yang meningkatkan resistensi masyarakat terhadap hoaks, sekaligus mereposisi kemampuan berpikir kritis sebagai manifestasi modern dari konsep Bela Negara dalam Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kurikulum sains dengan doktrin pertahanan mutlak diperlukan untuk membangun ketahanan nasional yang adaptif. Sinergi antara sektor pendidikan dan pertahanan direkomendasikan untuk menciptakan ekosistem informasi yang tangguh.

Fields of Study & Subjects

Misinformation and Its Impacts Science Education and Pedagogy Science and Science Education

Publication details

Journal / source
PENDIPA Journal of Science Education
Volume
10
Issue
1
Pages
145–152
Publication date
17 January 2026
Language
ID