Profile of Allelochemical Compounds in Ratun Sorghum Root Extract Based on GC-MS Analysis as a Bioherbicide Candidate
Abstract
Dari dahulu hingga sekarang, pengendalian gulma dengan menggunakan herbisida sintetis masih menjadi metode yang utama. Penggunaan herbisida sintetis di dalam proses pertanian modern masih memiliki dampak negatif untuk lingkungan, kesehatan, dan gulma, sehingga berpotensi menimbulkan resistensi gulma. Oleh karena itu, penanaman bioherbisida herbal yang lebih merangkapakan pengendalian gulma lebih ramah lingkungan. Sorgum (Sorghum bicolor L. Moench), khususnya, memiliki eksudat alelopati yang sangat merepotkan gulma dari sorghum. Penelitian ini berfokus untuk menganalisis alelopati kimiawi dari ekstrak akar ratun sorgum dan untuk mengidentifikasi senyawa kandidat bioherbisida pada akar dengan menggunakan analisis Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Sorgum diekstrak dengan metode maserasi dingin yang diperoleh dari campuran pelarut yang berbeda konfigurasi. Kemudian, melalui GC-MS pelarut diekstrak dan senyawa yang terpisahkan. Hasilnya, melalui analisis GC-MS, teridentifikasi sebanyak 20 senyawa, yang sebagian besar terdeteksi ke dalam kelompok steroid, sterol, serta turunan asam lemak. Senyawa yang paling unggul terdeteksi yaitu 4, 22-stigmastadien-3-on (20,74%); stigmasterol (total 16,47%); cholest-4-en-26-oic acid, 3-oxo- (11,68%); dan 9-octadecenamide (Z) (7,69%). Beberapa senyawa polar, seperti 9-octadecenamide (Z) dan turunan sikloheksanol, memiliki kemampuan yang sangat baik. Oleh karena itu, ekstrak akar ratun sorgum mempunyai senyawa alelokimia yang berpotensi bioherbisida yang tersedia secara berkelanjutan serta ramah lingkungan.
Fields of Study & Subjects
Allelopathy and phytotoxic interactions
Weed Control and Herbicide Applications
Phytochemistry and biological activity of medicinal plants
Publication details
- Journal / source
- PENDIPA Journal of Science Education
- Volume
- 10
- Issue
- 1
- Pages
- 211–222
- Publication date
- 30 January 2026
- Language
- ID