Pengaruh Fintech P2P Lending, Pembiayaan Bank Syariah, Tenaga Kerja, dan Inflasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi Sektor Perdagangan di Indonesia
Abstract
Sektor perdagangan memegang peran penting dalam PDB Indonesia. Pertumbuhan sektor ini sangat bergantung pada ketersediaan modal dan stabilitas lingkungan ekonomi. Kebutuhan modal tersebut sebagian besar dipenuhi melalui Fintech P2P lending dan Pembiayaan Bank Syariah. Namun, faktor-faktor penentu seperti dinamika penyerapan Tenaga Kerja, serta fluktuasi Inflasi perlu dianalisis lebih lanjut untuk mengoptimalkan laju pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh variabel Fintech P2P lending, Pembiayaan Bank Syariah, Tenaga Kerja, dan Inflasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi Sektor Perdagangan di Indonesia dalam jangka pendek dan jangka panjang. Metode analisis yang digunakan adalah Vector Error Correction Model (VECM) dengan data triwulanan dan bulanan periode 2021-2024. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam jangka pendek fintech P2P lending, pembiayaan bank syariah, tenaga kerja dan inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sektor perdagangan di Indonesia. Sedangkan, dalam jangka panjang Fintech P2P lending dan inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Sektor Perdagangan, tetapi tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Sektor Perdagangan. Sedangkan pembiayaan bank syariah berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Sektor Perdagangan.
Fields of Study & Subjects
FinTech
Crowdfunding
Digital Finance
Monetary Policy and Economic Impact
Islamic Finance and Banking Studies
Publication details
- Journal / source
- JIHBIZ Jurnal Ekonomi Keuangan dan Perbankan Syariah
- Volume
- 10
- Issue
- 1
- Pages
- 81–94
- Publication date
- 30 January 2026
- Language
- ID