Pengaruh Pemberian Variasi Media Pakan terhadap Produksi Berat Segar Maggot (Hermetia illucens)

Read full text
Authors: Nurul Faiza, Muhammad Muizzul Ma'ruf, Saiku Rokhim
Cited by: 0

Abstract

Hermetia illucens (Lalat Tentara Hitam/BSF) adalah serangga yang mengurangi sampah organik melalui larvanya, yang mengonsumsi berbagai limbah. Larva ini menghasilkan biomassa kaya protein dan lemak, berfungsi sebagai pengurai. Kualitas media pakan, terutama kandungan protein, sangat mempengaruhi pertumbuhan larva. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh variasi media pakan terhadap berat maggot segar BSF untuk meningkatkan efisiensi produksi sebagai sumber protein alternatif. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 27 unit percobaan yang diulang 9 kali. Larva BSF berumur 6 hari dipelihara selama 14 hari dalam kondisi lingkungan yang terkontrol. Tiga jenis media pakan yang digunakan adalah ampas tahu, ampas jagung, dan limbah sayur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pakan memiliki pengaruh signifikan terhadap berat segar larva. Perlakuan P3 (ampas tahu) menghasilkan berat segar tertinggi rata-rata 23,54 gram, diikuti oleh P1 (limbah sayur) dan P2 (ampas jagung) dengan rata-rata masing-masing 11,38 gram dan 10,60 gram. Hasil ini menunjukkan bahwa ampas tahu memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik, termasuk protein kasar yang tinggi, sehingga mendukung pertumbuhan larva secara optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemilihan media pakan yang tepat sangat penting untuk meningkatkan efisiensi produksi maggot BSF sebagai sumber protein alternatif.

Fields of Study & Subjects

Insect Utilization and Effects Forensic Entomology and Diptera Studies Insect Pest Control Strategies

Publication details

Journal / source
Biosel Biology Science and Education
Volume
15
Issue
1
Pages
61–67
Publication date
23 January 2026