HUBUNGAN PENGETAHUAN ORANG TUA DENGAN KEJADIAN KEKERASAN VERBAL PADA ANAK USIA 4-6 TAHUN

Read full text
Authors: Ratih Ratih Suryaman, Marisa Sasue, Rahma Rahma, Annisa Dwi, Yuliana Yuliana, Siti Mulyani, Tri Diani, Helza Risdianti, Al Al Muhajirin, Irianto Honest
Cited by: 0
References: 10

Abstract

Pendahuluan: Sebanyak 73,7 persen anak-anak Indonesia berumur 1-14 tahun mengalami pendisiplinan dengan kekerasan atau agresi psikologis dan hukuman fisik di rumah. Kekerasan verbal menimbulkan dampak yang tidak kalah buruknya dengan kekerasan fisik. Orang tua menyebutkan bahwa kekerasan pada anak hanya kekerasan berbentuk fisik saja seperti memukul, menjewer, melempar dengan benda dan semacamnya. Kenyataannya, kekerasan pada anak tidak hanya pada fisik tetapi dengan kekerasan verbal seperti membentak, meneriaki dan mengabaikan anak. Salah satu penyebab terjadinya kekerasan verbal adalah kurangnya pengetahuan orang tua itu sendiri terkait kekerasan verbal. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui hubungan Pengetahuan orang tua dengan kejadian kekerasan verbal pada anak usia 4-6 tahun. Metode Penelitian: Deskriptif Analitik dengan pendekatan kuantitatif yang menggunakan desain Cross Sectional. Sampel penelitian ini adalah Orang tua siswa di PAUD Putera Harapan berjumlah 38 responden. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik Total Sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil Penelitian: terdapat hubungan pengetahuan orang tua dengan kejadian kekerasan verbal pada anak dengan nilai p value sebesar 0,015 (p

Fields of Study & Subjects

Child Abuse and Trauma Intimate Partner and Family Violence Child and Adolescent Psychosocial and Emotional Development

Publication details

Journal / source
Jurnal_Kebidanan
Volume
15
Issue
1
Pages
19–24
Publication date
3 March 2026
Language
ID