HUBUNGAN SELF MANAGEMENT DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN PADA KONDISI HEMIPARESE PASCA STROKE

Read full text
Authors: James Wilson Hasoloan Manik
Cited by: 0

Abstract

Latar Belakang: Stroke termasuk satu dari beberapa pemicu utama kematian dan kecacatan di dunia, yang berdampak besar pada kemandirian dan kualitas hidup para penderitanya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan guna mengkaji hubungan antara kemampuan pengelolaan diri atau self management dan tingkat kemandirian pada pasien yang mengalami hemiparesis pasca stroke. Metode: Metode yang dipergunakan pada penelitian ini yaitu metode korelasional kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, data dikumpulkan dari 30 pasien pasca stroke yang mendapatkan pelayanan fisioterapis di Klinik Mandiri Center pusat dan cabang Jakarta. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Southampton Stroke Self-Management Questionnaire (SSSMQ) dan Functional Independence Measurement (FIM) melalui penggunaan uji korelasi spearman. Hasil: Hasil penelitian self management dan tingkat kemandirian sebesar r= 0,564, dengan nilai signifikan p= 0,001 berarti adanya hubungan positif yang signifikan antara self management dengan tingkat kemandirian, yang berarti kemampuan self management yang lebih baik berkaitan dengan kemandirian yang lebih tinggi dalam aktivitas sehari-hari setelah stroke. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan self management untuk mendukung hasil yang lebih baik terhadap kemandirian pada pasien pasca stroke.

Fields of Study & Subjects

Stroke Rehabilitation and Recovery Nursing care and research Medical Practices and Rehabilitation

Publication details

Journal / source
HelFin Journal
Volume
3
Issue
1
Pages
357–367
Publication date
17 January 2026