Penilaian Risiko Operasional Rantai Logistik Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Dengan Pendekatan Mixed Methods
Abstract
Pelabuhan Tanjung Emas Semarang memegang peranan strategis sebagai simpul utama distribusi logistik di Jawa Tengah, namun efisiensi operasionalnya sering kali terhambat oleh kompleksitas risiko yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menilai, dan memetakan risiko operasional pada rantai logistik pelabuhan menggunakan pendekatan mixed methods. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, serta penyebaran kuesioner kepada 86 pekerja operasional yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Analisis kuantitatif dilakukan menggunakan perangkat lunak statistik untuk menguji validitas, reliabilitas, ANOVA, dan korelasi Pearson, sementara analisis kualitatif dilakukan melalui teknik thematic analysis untuk memberikan kedalaman konteks pada temuan statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko operasional tertinggi berada pada aspek keselamatan kerja, keterlambatan arus truk di gerbang pelabuhan, dan antrean kapal yang signifikan. Integrasi data mengungkapkan bahwa kegagalan teknis pada peralatan dan lemahnya koordinasi antar pemangku kepentingan merupakan faktor pemicu utama risiko. Penelitian ini merekomendasikan penguatan manajemen risiko melalui digitalisasi Prosedur Operasional Standar (SOP), peningkatan sistem informasi pelabuhan, serta optimalisasi koordinasi lintas sektor dalam rantai pasok maritim. Kata Kunci: risiko operasional, rantai logistik, pelabuhan, penilaian risiko, Tanjung Emas.
Fields of Study & Subjects
Maritime Ports and Logistics
Supply Chain Resilience and Risk Management
Transport and Logistics Innovations
Publication details
- Journal / source
- JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI MARITIM
- Volume
- 24
- Issue
- 2
- Pages
- 235–243
- Publication date
- 10 February 2026
- Language
- ID