Analisis jenis dan proporsi pembiayaan alat keselamatan pada kapal purse seine di Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari

Read full text
Authors: Alamsyah, Sjamsu Alam Lawelle, Azwar Sidiq, Bobby Afyudi, Seventry Meliana Patiung
Cited by: 0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan ketersediaan alat keselamatan pada kapal purse seine yang berpangkalan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari, mengestimasi biaya alat keselamatan (biaya per jenis dan total per kapal) berdasarkan ukuran kapal yang diamati, serta menganalisis proporsi biaya alat keselamatan terhadap harga kapal. Penelitian dilaksanakan pada Mei-Juni 2024 di PPS Kendari dengan metode survei. Sampel terdiri atas 10 kapal purse seine berukuran 25–30 GT (25 GT = 1 kapal; 28 GT = 2 kapal; 29 GT = 2 kapal; 30 GT = 5 kapal) yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 11 jenis alat keselamatan, yaitu life jacket, life buoy, rakit penolong, APAR, radio komunikasi, distress red flare, kompas, GPS, echosounder, P3K, dan ban luar sebagai bantalan (fender). Total unit alat keselamatan terbanyak adalah life jacket (49 unit), sedangkan yang paling sedikit adalah echosounder (6 unit). Total biaya alat keselamatan per kapal berkisar Rp16.550.000-Rp31.700.000 dengan rata-rata Rp23.105.800. Komponen biaya rata-rata tertinggi adalah echosounder, sedangkan yang terendah adalah distress red flare. Proporsi biaya alat keselamatan terhadap harga kapal berada pada rentang 1,75%–6,41%, menunjukkan bahwa peningkatan nilai kapal tidak selalu diikuti peningkatan porsi investasi keselamatan. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi pemilik kapal dan pengelola pelabuhan untuk merumuskan prioritas pemenuhan keselamatan yang lebih rasional dan bertahap.

Fields of Study & Subjects

Marine and Coastal Research Maritime Navigation and Safety Coastal Management and Development

Publication details

Journal / source
Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan
Volume
10
Issue
4
Pages
497–504
Publication date
25 January 2026