Perbandingan Kinerja Naive Bayes dan Random Forest dengan Penanganan Imbalance Data

Read full text
Authors: Fortunatus Adhiethera Tuah Putra, Arif Bijaksana Putra Negara, Helen Sastypratiwi
Cited by: 0
References: 1

Abstract

Data mining merupakan proses penting untuk mengekstraksi informasi berharga dari kumpulan data besar dan kompleks. Salah satu teknik utamanya adalah klasifikasi, yang digunakan untuk memprediksi kategori data berdasarkan fitur tertentu. Penelitian ini membandingkan performa algoritma Naïve Bayes dan Random Forest dalam mengatasi klasifikasi pada data tidak seimbang. Dataset yang digunakan adalah Bank Marketing dari UCI Machine Learning Repository yang memiliki distribusi kelas tidak seimbang, dengan perbandingan signifikan antara label “yes” dan “no”. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh dua teknik penyeimbangan data, yaitu Synthetic Minority Oversampling Technique (SMOTE) dan undersampling, terhadap kinerja kedua algoritma dengan metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Pada Naïve Bayes, model default memberikan hasil terbaik (akurasi 91,78%, presisi 90,59, recall 91,78, F1-Score 90,93), sedangkan penggunaan SMOTE atau undersampling justru menurunkan seluruh metrik, dengan penurunan terbesar pada SMOTE (−9,25%). Pada Random Forest, SMOTE meningkatkan akurasi, recall, dan F1-Score secara signifikan, yaitu 5,18% pada akurasi, menghasilkan kombinasi terbaik (akurasi 93,08%, presisi 93,35, recall 93,08, F1-Score 93,07). Hal ini menunjukkan bahwa SMOTE efektif untuk algoritma berbasis pohon, sementara Naïve Bayes lebih optimal tanpa penyeimbangan data tambahan.

Fields of Study & Subjects

Imbalanced Data Classification Techniques Data Mining and Machine Learning Applications Customer churn and segmentation

Publication details

Journal / source
Jurnal Informatika Polinema
Volume
12
Issue
2
Pages
401–408
Publication date
28 February 2026
Language
ID