Ekoenzim dari Kulit Nanas: Larutan Kumur Antijamur yang Efektif terhadap Candida albicans
Abstract
Studi ini mengeksplorasi potensi antifungal alami sebagai solusi berkelanjutan untuk mengatasi masalah resistensi Candida albicans dan efek samping antiseptik kimia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antifungal obat kumur berbasis ekoenzim kulit nanas yang dikombinasikan dengan ekstrak peppermint terhadap pertumbuhan C. albicans. Metode penelitian yang digunakan adalah Eksperimental Laboratorium (In Vitro Study). Uji aktivitas antifungal dilakukan dengan metode Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Minimum Fungicidal Concentration (MFC) terhadap C. albicans. Evaluasi MIC terhadap C. albicans diuji melalui teknik mikrodilusi menggunakan media Tryptic Soy Broth (TSB) dengan metode pengenceran bertingkat. MFC ditentukan dengan menanam ulang sampel larutan jernih dari uji MIC ke dalam plate Malt Extract Agar (MEA). Plate tersebut diinkubasi pada suhu 37°C selama 48 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ketiga kelompok uji, adanya peningkatan konsentrasi (0,39–100%) menunjukkan peningkatan daya hambat terhadap pertumbuhan C. albicans. Efek penghambatan maksimal tampak signifikan pada rentang konsentrasi 50–100%. Kombinasi ekoenzim kulit nanas dan ekstrak peppermint pada konsentrasi 100% efektif mengeliminasi C. albicans dan memiliki karakteristik organoleptik yang baik untuk aplikasi obat kumur. Temuan ini mengindikasikan bahwa kombinasi ekoenzim tersebut berpotensi kuat sebagai kandidat bahan obat kumur antifungal yang sangat efektif.
Fields of Study & Subjects
Antifungal resistance and susceptibility
Essential Oils and Antimicrobial Activity
Pineapple and bromelain studies
Publication details
- Journal / source
- MANILKARA Journal of Bioscience
- Volume
- 4
- Issue
- 2
- Pages
- 83–92
- Publication date
- 6 February 2026