Optimalisasi Keterlambatan Pembangunan Proyek Dermaga Terminal Berlian Tanjung Perak Menggunakan Metode Earned Value Management (EVM)

Read full text
Authors: David Oky Prawira, Rina Rebut Rayhansyah
Cited by: 1

Abstract

Dalam pelaksanaan proyek, tidak jarang ditemukan banyak hambatan – hambatan yang menyebabkan keterlambatan dalam penyelesaiannya. Salah satu hambatan yang sering terjadi adalah hambatan terkait biaya pelaksanaan. Proyek yang akan menjadi objek penelitian ini adalah Pekerjaan Perkuatan Dermaga Timur Terminal Berlian jangka pendek yang berlokasi di Pelabuhan Tanjung Perak dengan nilai kontrak sebesar Rp 57.489.157.681,01 yang direncanakan selesai dalam waktu 390 hari kalender. Dalam pelaksanaanya, terjadi keterlambatan pada minggu ke – 39 sebesar 6,542% yang dapat berdampak pada waktu penyelesaian proyek. Metode Earned Value bertujuan untuk memastikan kinerja proyek melalui tiga indikator utama yaitu: biaya yang direncanakan (BCWS), biaya yang telah dilaksanakan (ACWP) dan nilai pekerjaan yang telah terlaksana (BCWP). Dari analisis tersebut, dihasilkan Indeks Kinerja Biaya (CPI), Indeks Kinerja Jadwal (SPI) serta perkiraan biaya dan waktu penyelesaiannya (EAC dan EAS). Hasil perhitungan didapatkan nilai BCWS sebesar Rp 34.583.778.778,57, BCWP sebesar Rp 30.401.887.525,89, ACWP sebesar Rp 29.219.172.298,55. Untuk nilai CPI adalah 1,04 dan SPI 0,99. Nilai ETC proyek tersebut sebesar Rp 25.936.742.844,34 dan EAC sebesar Rp 29.219.172.298,55. Hal tersebut menandakan bahwa pelaksanaan proyek tersebut memerlukan biaya yang lebih kecil dari rencana anggaran serta selesai lebih cepat dari jadwal pelaksanaan.

Fields of Study & Subjects

Occupational Health and Safety Management Value Engineering and Management Construction Project Management and Performance

Publication details

Journal / source
Jurnal Civil Engineering Study
Publisher
Centre for Research and Community Development - Islamic University of Nahdlatul Ulama Jepara
Volume
6
Issue
01
Pages
147–157
Publication date
13 March 2026