ANALISIS DAN PREDIKSI POLA HARGA CABAI RAWIT DI KOTA PONTIANAK
Abstract
Harga cabai rawit dikenal sangat fluktuatif serta berpotensi mengalami perubahan signifikan dalam waktu yang relatif singkat sehingga menimbulkan ketidakpastian bagi konsumen, pelaku usaha, maupun pembuat kebijakan. Oleh karena itu, diperlukan metode peramalan yang mampu memprediksi pergerakan harga di masa mendatang guna mendukung kebijakan pengendalian inflasi. Penelitian ini bertujuan meramalkan harga cabai rawit di Kota Pontianak pada periode 2022–2025 dengan menggunakan pendekatan model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) di bawah pengelolaan Bank Indonesia. Analisis dilakukan melalui tahapan uji stasioneritas, identifikasi model, pendugaan parameter menggunakan pendekatan Maximum Likelihood Estimation (MLE), uji diagnostik residual, serta pemilihan model terbaik berdasarkan MAPE, MAE, dan AIC. Berdasarkan hasil pengujian ditemukan bahwa model ARIMA(2,1,2) merupakan pilihan paling optimal dengan nilai MAPE sebesar 15,73% dan MAE sebesar 9,94 yang termasuk dalam kategori baik. Selanjutnya, peramalan lima bulan ke depan memperlihatkan bahwa harga cabai cenderung stabil dan tidak mengalami fluktuasi tajam. Temuan ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi pihak berwenang dalam proses pengambilan keputusan dan perumusan kebijakan pengendalian harga
Fields of Study & Subjects
Forecasting Techniques and Applications
Economics of Agriculture and Food Markets
Stock Market Forecasting Methods
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Statistika Industri dan Komputasi
- Volume
- 11
- Issue
- 01
- Pages
- 51–64
- Publication date
- 31 January 2026